Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Cerita Sex Ngentot Dengan Cewek Berjilbab
#1
nasib itu ga ada yg pernah bisa diprediksi. seringkali aku memikirkan kalimat ini. rasanya ada benarnya juga, tapi apakah ini nasib yang digariskan tuhan aku mungkin lebih tepat ini adalah godaan dari iblis mendekati diri ku.

seperti hari ini ketika di dalam bus menuju ke kantor aku duduk di sebelah cewak cantik dengan jilbab dengan tinggi 155an cm, umur sekitar 26 tahun, bertubuh sekal dan berkulit putih (keliatan dari kulit wajah dan telapak tangannya).

mula-mula aku tidak peduli karena hobiku untuk tidur di bis sangat kuat namun hobi itu lenyap seketika ketika cewek berjilbab di sebelahku menarik tas dipangkuannya untuk mengambil hp-nya yang berdering. sepasang paha montok tercetak jelas dari rok biru tua panjang nan ketat yang dipakainya. pemandangan itu cukup menarik sehingga menggugah seleraku.

aku lantas mencari akal bagaimana memancing percakapan dan mencari informasi. sepertinya sudah alamnya ketika kita kepepet seringkali ada ide yg keluar. saat itu setelah dia selesai menelefon tiba-tiba mulutnya sudah meluncur ucapan, 
''wachhh... hobinya sama juga yach !''.
sejak dia memangdangku bingung, mungkin berpikir orang ini sok akrab banget sich.
''hobi apaan ?'' tanyanya.
''itu nitip absen'', sahutku dan dia tertawa kecil.
''tau aja kamu. dasar tukang nguping'', sahutnya.

akhirnya obrolan bergulir. selama percakapan aku tidak menanyakan nama, percakapan maupun teleponnya, tapi lebih banyak cerita lucu. sampai akhirnya dia ngomong

''kamu lucu juga yach.., nggak kaya cwok yang laen.''
''maksudnya kamu ?'' tanyaku lagi.
''biasanya mereka baru ngobrol sebentar udah nanya nama minta nomor telepon.'' setelah itu kami saling berkenalan.

perempuan muda berjilbab bernama Nurul. obrolan terus berlanjut samoe dia turun di semanggi dan aku terus ke Blok M. dua hari kemudian aku ketemu diaa lagi. cewek manis berjilbab itu menghampiriku dan duduk disebelahku sambil bercerita bahwa teman-temannya penasaran karena dia hari itu punya banyak cerita konyol. pagi itu kami menjadi lebih akrab. sambil bercanda tiba-tiba dia berkata :

''kamu pasti suuka maen cewek yach, soalnya kamu jago ngobrol banget. pasti banyak cewak di bid ini yang kamu pacarin.''

sumpah mati aku kaget sekali dengar omongan dia, kayanya maksud aku buat kencan ama dia udah ketaun. akhirnya karena udah nanggung aku ceritain aja ke dia kalo aku sudah beristri dan punya anak. ech rupanya dia biasa aja, justru aku yang jadi kaget akrena ternyata dia sudah nggak perawan lagi karena pernah MBA waktu lulus sekolah dulu. sekarang dia sudah bercerai.

wuichhh, nggak nyangka banget kalo doi ternyata janda muda. selanjutnya sudah bisa ditebak. obrolan sudah lebih ringan arahnya. akupun mulai memancing obrolan ke arah yang menjurus sex. keakraban dan keterbukaan ke arah sex sudah di depan mata. sampai suatu sore setelah satu bulan perkenalan, kami janji pulang bareng. hari itu dia mengenakan jilbab puti sewarna dengan hem dan rok panjangnya.

posisi duduk kami sudah akrab dan menempel. bahkan Nurul tidak sungkan lagi mencubit aku setiap dia menahan tawa aku tidak tahan aku goda. beberapa kali ketika dia mencubit aku tahan tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan ketika akhirnya tangan kirinya aku tumpangkan di pahaku dan aku elus-elus lengannya yang tertutup hem lengan panjangnya sambil terus ngobrol. akhirnya dia sadar dan berbisik,

''wachh, kok betah banget ngelus tanganku, entar lengan bajuku jadi kusut lho. ''habis gemes ngeliat muka manis kamu, apalagi bibir tipis kamu,'' sahutku sambil nyengir.

''dasar gila kamu,'' katanya sambil menyubit pahaku.

serrrrrr..., pahaku berdesir dan si junior langsung bergerak memanjang. aku lihat bangku sekelilingku dusah kosong sementara suasana gelap malam membuat suasana di dalam bis agak remang-remang. aku angkat tangan kirinya dan aku kecup lembut punggung jarinya. janda muda berjilbab itu hanya tersenyum dan mempererat genggaman tangannya. akhhhhhh... sudah ada lampu hijau pikirku.

akhirnya aku teruskan ciuman pada punggung jarinya menjadi gigitan kecil dan hisapan lembut dan kuat pada ujung jarinya, tampaknya dia menikmati sensasi hisapan di jarinya. wajahnya yang dihiasi jilbab itu tampak sendu terlihat cantik sekali. dan akhirnya dia menyender ke samping pundakku. ketika bis memasuki jalan tol, aktivitas kami meningkat.

tangan kananku sudah mengusap payudaranya yang putih berukuran 36 B dari luar kemeja putih. terasa padat dan kenyal. lalu perlahan jemariku membuka kancing kemejanya satu persatu dan menyusup kedalam BH miliknya. putingnya semakin lama semakin mengeras.

sementara itu tangannya juga tidak tinggal diam mulai mengelus-ngelus penisku dari luar. setelah beberapa menit kemudian tiba-tiba sikapnya berubah menjadi liar dan agresif. dia tarik ritsletingku dan terus merogoh dan meremas penisku yang sudah tegang. tanganku yang di dada ditarik dan diarah kan ke selangkangannya. aku tidak dapat berbuat banyak karena posisinya tidak menguntungkan sehingga hanya bisa mengelus paha dari luar rok panjangngnya saja. 

aktifitas kami terhenti kala hampir tiba di tujuan. dan dengan nafas yang masih terssengal-sengal menahan birahi kami merapikan pakaian masing-masing. turun dari bis aku bilang mau anter dia sampai dekat rumahnya. aku tau kita bakal melewati pinggir jalan tol. daerah itu sepi dan aku sudah merencanakan untuk menyalurkan hasratku di daerah itu.

tampaknya janda muda berjilbab itu juga memiliki hasrat yang sama. ketika berjalan, tangan kiriku merangkul sambil mengelus payudaranya dari luar hem putih lengan panjang yang dikenakannya.

dan ketika kita melewati jalan yang sepi tersebut secepat kilat tangan kananku meraih kepalanya yang dibalut jilbab dan langsung mencium dan memulat bibir tipisnya itu. dengan cepat pula cewek berjilbab itu menyambut bibirku. menghisap dan menyedotnya.

tangannya langsung beraksi menurunkan ritsleting celanaku dan aku sendiri langsung mengangkat rok panjang model ketat miliknya. Rrrrretttttt... aku tarik kasar cdnya..., jariku langsung menyelusup masuk ke vaginanya terasa hangat dan licin. rupanya dia sangat terangsang sejak di bis tadi . di tengah deru nafasnya Tia berdesah :

''ayo mass... masukin aja... aku kepengen banget nech. Hhhhhhh...''
''sebentar sayang'', sahutku,''kita cari tempat yang aman.''

aku tarik dia melewati pagar pengaman tol dan ditengah rimbun pohon aku senderkan dia dan setelah menarik rok panjang model ketatnya itu sampai sepinggang lalu buru-buru kuloloskan celana dalamnya kemudian kuangkat kaki kanannya. sengaja celana dalamnya kusangkutkan di pergelangan kakai kanan yang kuangkat itu biar celana dalamnya tidak kotor menyentuh tanah.

dengan bernafsu aku buka celanaku dan mengarahkan penisku ke vaginanya tapi cukup sulit juga. akhirnya dia menurunkan penisku memasuki vaginanya. ? Emmhhh...!?, kepala janda muda berjilbab itu mendongak sembari melenguh tatkala ujung penisku mulai penetrasi kedalam vaginanya.

luar biasa, itulah sensasi yang aku rasakan ketika penisku mulai menyeruak memasuki vaginanya yang sudah dibasahi cairan nafsu. ditengah deru mobil yang melintasi jalan tol aku memompa pantatku dengan gerakan pelan dan menghentak pada saat mencapai pangkal penisku. Nurul menyambut dengan menggigit pundakku setiap aku menghentak penisku masuk kedalam vaginanya.

''Ooochhhhh... auchhhhh... Masssss... oochhh...'', desahnya.

birahi dan ketengangan bercampur aduk dalam hatiku ketika terdengar suara orang melintasi jalan dibalik pagar. namun lokasi kami cukup aman kerena gelapnya malam dan terlindung pohon yang cukup lebat. bahkan mungkin orang yang berjalan itu tidak akan berpikir ada sepasang manusia yang cukup gila untuk ber cinta di pinggir jalan tol tersebut.

''gantian ma... aku cape'', katanya.

aku lantas duduk menyandar dan perempuan muda berjilbab merah muda itu memegang rok panjang yang kusingkap tadi agar tidak jatuh kebawah. kemudian Nurul mulai berjongkok mengarahkan vanginanya.

ketika penisku kembali menyeruak diantara daging lembut vaginanya yang sudah licin, sensasi itu kembali menerpa diriku. sambil memegang bahuku, dia mulai menekan pantatnya dan nmenggerakan pinggulnya dengan cara menggesek perlahan, maju mumdur sambil sesekali memutar.

kenikmatan itu kembali mendera dan semakin tinggi intensitasnya ketika aku membantu dengan menekan keatas pinggulku sambil menarik pantatnya. desahan suaranya makin keras setiap kali kemaluan kami bergesekan.

''uchhhhh... ssshhh... uchhhhh...''.

matakau sendiri terpejam menikmati rasa yang tercipta dari pergesekan bulu kemaluan kami sambil terus menggerakkan pinggul mengimbangi gerakannya.

''terus sayang... ayo terus'', desahku.

keringat sudah membasahi punggungnya dan gerakan kami sudah mulai melambat namun tekanan semakin ditingkatkan untuk mengimbangi rasa nikmat yang menjalar disekujur tubuh kami dan terus bergerak ke arah pinggul kami, berkumpul dan berpusar di ujung kemaluan kami.

berdenyut dan ujung penisku mulai siap meledak, sementara perempuan berjilbab ini mulai mengerang sambil menjepitkan vaginanya lebih keras lagi.

''Hegghhhhhhhh... hhhegghhhhh... heghhh... terus mas... sodok... sodok terusssss... mas... yachhh... disitu... terus... terussssss... ooocchhhhhhhh'',

dengan desahan panjang sambil mendongakkan kepalanya yang terbungkus jilbab, Nurul menekan dan menjepit keras penisku sementara vaginanya terus berdenyut-denyut.

Mass...mmhh...oouuccchh..., pekiknya tertahan sembari menundukkan kepalanya yang berjilbab itu tatkala mencapai puncaknya.

aku hanya bisa terdiam sambil memeluk tubuhnya menunggu dia selesai orgasme. ketika jepitannya mulai mengendur aku langsung bereaksi meneruskan rasa yang tertunda itu, tanpa basa basi rasa nikmat itu mulai menerjang kembali, berkumpul dan meledak menyemburkan cairan kenikmatanku ke dalam vaginanya.

aku sodokan penisku sambil menekan pinggulnya sementara kakiku mengejang menikmati aliran rasa yang menerjang keluar dari tubuhku itu. setelah beristirahat  beberapa menit kami saling memandang... akhirnya tersenyum dan tertawa.



[Gambar: Cewek+Indonesia+Bugil+%2813%29.jpg]
''kamu memang benar-benar gila, tapi jujur aku sangat menyukai bercinta dengan cara seperti ini. aku belum pernah senikmat ini bercinta.'' akunya.

''He.. he.. he.. sama donk'', kataku sambil mengecup bibir sang janda muda berjilbab yang tipis itusementara kemaluanku mulai mengendur di dalam vaginanya.

setelah itu kami merapikan pakaian masing-masing dan berjanji untuk mengarungi kenikmatan seks ini untuk hari-hari mendatang.

Hello World!:

- aaaa
[Gambar: logo.png][img]www.gemarpoker.com[/img]


Menuju Forum: