Rating Thread:
  • 0 Memberi Suara - 0 Rata-rata
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kenangan Indah Dikamar Hotel Dengan Pacarku
#1
[Gambar: DIvUva0UEAEAjZ-.jpg]

Kenangan Indah Dikamar Hotel Dengan Pacarku - Dimana saat itu aku tetap duduk di kelas satu SMA di salah satu sekolah swasta di kota kecilku, aku sangat bahagia untuk pertama kalinya masuk sekolah, dulunya aku memiliki badan yang gemuk mungkin sebab penyakit liverku aku menjadi kurus serta langsing, aku terus pede saat mengenakan baju putih abu abu, serta pipiki tak setembem kayak dulu kini wajahku menawan.

Pertama masuk, aku telah mengetahui hampir setengah kelas sebab terbukti berasal dari SMP yang sama. Di belakang tempat dudukku ada segerombolan cowok. Diantaranya ada seorang cowok Yang cukup tampan, putih serta luar biasa. Tak jarang kali aku merasa dirinya tak jarang memperhatikanku dengan cara diam-diam.   Agen Domino qq

Setiap hari aku pergi serta pulang sekolah naik angkutan umum. Hingga sebuahhari, seusai pelajaran tiba-tiba Tom mendekatiku. Dirinya memperkenalkan untuk mengantarku pulang. Kupikir dari pada naik kendaraan umum akhirnya aku setuju saja dirinya mengantarku. Nyatanya dirinya juga telah membawakanku helm.

Hari itu sehabis mengantarku pulang tiba-tiba cuaca berubah jadi mendung serta hujan. Aku pun menyuruh dirinya masuk ke rumah sambil menantikan hujan reda. Sejak hari itu kamipun jadi dekat. Setiap hari dirinya mengantar jemput aku mesikipun sebetulnya rumahnya sangat jauh dari tempat tinggalku.

Pada hari Valentine sebab kami sama-sama tak memiliki pasangan, dirinya menawariku untuk keluar kelak malam. Aku pun setuju. Pulang sekolah aku siap-siap, aku cuci rambut serta blow layaknya orang yang mau pergi berkencan, kupilih baju yang kuanggap paling oke. Kira-kira jam 16:00 dirinya datang menjemputku. Lalu kami pergi ke bioskop.

Dan aku sangatlah tak menduga nyatanya di dalam bioskop dirinya menyebutkan perasaannya kepadaku. Bagai di sambar geledek, aku pun mengangguk. Sebab terbukti selagi ini diam-diam aku telah merasa sayang padanya. Hubungan kami berlanjut semakin hingga 2 bulan kemudian kami bertengkar luar biasa sekali. Lalu keesokan harinya dirinya meminta maaf padaku. Sebab sekolah kami libur selagi semingu, kami pun merencanakan untuk menginap di luar kota.

Kemudian aku minta ijin terhadap orang rumah sebab yang ada di rumah hanya nenekku, aku pun bilang padanya bakal ke luar kota selagi 4 hari dengan kawan-kawan. Pastinya itu hanya argumen agar aku dapat pergi. Sesuai waktu yang di janapabilan aku menantikan Tom di rumah sahabatku. Kemudian kami pun pergi ke luar kota di daerah pegunungan.

Sesampainya di sana kami mencari penginapan yang sesuai lalu check in. Ruangan yang kami tempati tak terlalu besar tetapi terkesan sangat enjoy. Disana ada sebuah ranjang berkapasitas king size yang di segi kanan kirinya tersedia meja kecil serta lampu.

Lalu ada satu set sofa serta meja. Disisi yang lain ada televisi lengkap dengan VCD playernya. Sementara di kamar mandinya dibekali dengan bathtub serta shower. Mesikipun tak begitu keren tetapi cukup enak tempat tersebut.

Sebab kurasa seluruh tubuhku tak fresh aku pun pergi mandi. Sementara Tom tetap keluar untuk membelikan majalah serta cemilan. Aku Mandi dengan air hangat serta berendam sesaat. Seusai berakhir aku mengenakan lingerie warna merah menyala yang sengaja kubeli sebelumnya.

Warnanya yang merah sangat kontras dengan kulitku yang kuning tentu bakal membikin siapa saja yang menontonku terangsang. Kemudian kupakai Kimono kamar mandi dari hotel tempat kami menginap. Serta aku berbaring di ranjang sambil nonton TV.

Tak lama kemudian Tom kembali. Seusai meletakkan belanjaan dirinya pun pergi mandi. Sengaja kumatikan lampu kamar kemudian lampu baca di meja kunyalakan remang-remang. Suasana ini sangatlah romantis, kimono pun kubuka serta kulempar begitu saja. Kemudian kutata bantal serta guling di ranjang sedemikian rupa jadi aku dapat bersandar dengan enak. Kuusap-usap tubuhku sambil memperhatikan lingerie yang baru pertama kali kupakai.

Tak lama kemudian Tom keluar dari kamar mandi sambil melilitkan handuk di pinggangnya. Dirinya pun tercengang menontonku, kemudian sambil tersenyum dirinya mengatakan, “Kamu benar benar sexy sayang..” Diapun mendekatiku hingga di bibir ranjang, aku pun berdiri dengan bertumpu pada kedua lututku.

Kubelai rambut Tom yang baru setengah kering, kuciumi wangi rambutnya. Kemudian ciumanku pun turun, hidungnya kukecup, bibirnya kukecup serta kulumat dengan mesra. Dirinya melingkarkan tangannya di pinggangku sambil sesekali mengusap punggungku.

Kurasakan ciuman Tom makin hebat, lidah kita saling berpagutan, kurasakan bibirnya perlahan tetapi pasti turun menjelajahi leherku yang membikin jantungku makin keras berdetak. Sementara tangannya yang lain mengusap-usap buah dadaku yang kelihatan hampir tidak muat di dalam lingerie yang kupakai sebab ukurannya terbukti besar, 36C.

Kurasakan lidah Tom turun dari leher menyusuri dadaku kemudian tangannya menurunkan lingerie-ku di tahap dada yang menyebabkan tersembullah dua bukit indahku. Matanya tidak sempat lepas dari dadaku sambil dirinya mengatakan, “Oh buah dadamu terbukti indah sayang.. aku tidak sempat mampu menahan diriku bila menontonnya..” Aku pun hanya tersenyum sambil mataku mengerling nakal, yang membikinnya makin tidak tahan.

Dia meremas-remas dengan mesra buah dadaku sambil dipilin-pilin putingnya. Kemudian dirinya jilati bergantian sambil dikulumnya. Kulihat sangatlah tidak muat buah dadaku dalam genggamannya. Ya inilah salah satu kebanggaan diriku, keindahan yang kumiliki.

Aku pun mengerang, “Aaacchh.. Tom.. kau pandai sekali menghisapnya.. aacchh..” tanpa kusadari tanganku telah membuka handuk yang digunakan Tom yang kubiarkan jatuh begitu saja. Serta bisa kulihat jelas kejantanannya yang panjang serta besar telah berdiri dengan tegak seakan-akan menantangku. Terbukti kuakui batang kejantanan Tom sangat besar, panjangnya mungkin hampir 15 cm, serta faktor inilah yang mungkin membikinku rutin ketagihan untuk bermain seks dengannya.

Kuusap-usap kepala kemaluannya, kurasakan ada lendir kenikmatan telah membasahi kepala kejantanannya yang membikinku makin terangsang. Kutundukkan kepalaku lalu kujilat-jilat kepala kemaluannya lalu seluruh batangnya kujilat sambil kuusap-usap.

Kemudian kudorong tubuh Tom hingga dirinya terduduk di sofa, lalu aku berjongkok di depannya, kujilati terus batang kejantanannya kemudian kumasukkan seluruhnya ke dalam mulutku sambil lidahku berputar-putar di dalamnya. Kontan saja Tom mengerang, “Aahcchh.. sayaangg.. nikmatt sekalii..” Aku merasakan batang kejantanannya terus tegang, urat-uratnya mulai menonjol keluar pasti saja aku terus bergairah menontonnya.    Bandar Sakong

Aku mulai mengeluar-masukkan batang kejantanan Tom, makin lama gerakanku makin cepat sambil kugenggam serta kuputar-putar. Dirinya mengerang lagi, “Sayaang.. kamuu sangatlah hebat.. aacchh..” Aku tidak menghiraukannya, kukocok batang kejantanannya makin lama makin cepat kemudian kuhisap-hisap, kurasakan tubuh Tom menegang,

“Aku mau keluaarr saayy.. akuu nggaak tahann..” Makin kupercepat kocokan tanganku, kemudian kuhisap kuat-kuat batang kejantanannya serta.., “Creett.. ccrereett..” Kurasakan air mani Tom memenuhi mulutku, langsung kutelan sambil masih kujilat batang kejantanannya kemudian kujilati seluruh permukaan bibirku sambil kuremas-remas buah dadaku, kulihat Tom lemas sesaat.. Saat aku sedang asyik meremas-remas buah dadaku sendiri, sambil kulirik dirinya dengan pandangn sayu serta sexy. Tiba-tiba Tom membawa tubuhku serta membaringkannya di ranjang.

Dia mengulum buah dadaku sambil dihisapnya kemudian perlahan ciumannya turun mencium lingerie di tahap perutku sambil tangannya merambat ke tahap kemaluanku serta mengusap-usap klitorisku yang rasanya telah membesar. Aku menggeliat sambil engerang, “Aacchh.. Tom.. nikmat..”

Kemudian dirinya berdiri dengan berlutut di ranjang, dirinya lepaskan celana dalam merahku yang sangat sexy itu. Dirinya usap-usap klitorisku yang terbukti bersih dari rambut-rambut. Kemudian pelan tetapi tentu dirinya jilat klitorisku sambil jari tengahnya dirinya masukkan ke liang kewanitaanku. Sangatlah nikmat kurasakan, kugigit bibirku sambil tanganku tidak henti-hentinya memilin putingku sambil sesekali kujilati buah dadaku sendiri.

Sebab buah dadaku besar, aku tidak kesusahan untuk menjilatinya. Sementara Tom sedang sibuk di bawah sana, membikinku menggelinjang-gelinjang kenikmatan. Aku pun tidak sabar lagi, aku mengatakan pada Tom, “Ayo.. Tomm.. masukkan pelermu.. aku.. akuu..” rupanya Tom telah paham maksudku, sebelum aku menyelesaikan kalimatku.. tiba-tiba.., “Slepp..” aku memekik,

“Aaacchh.. yeeahh..” sambil menahan nikmat yang menarik kudapat.

Belum hingga berakhir kurasakan nikmat bulan madu ini, Tom telah menggoyangkan batang kejantanannya keluar masuk dari liang senggamaku dengan sangat cepat, rupanya dirinya tetap ingat semacam itulah favoritku. Aku terbukti suka digoyang sangat cepat dari pertama jadi rasanya menarik nikmatnya. Goyangan Tom pun makin cepat. Kurasakan batang kejantanannya sa ngat keras menghujam di dalam liang kewanitaanku. Aku pun hanya dapat memekik,

“Tomm.. aachh.. nikmat sekali sayangg.. pelermu emang nikmat..” Tom pun tidak bereaksi mengurangi goyangannya, makin lama makin cepat dirinya bergoyang hingga aku mengatakan,
“Tomm.. aku mau keluarr sayaangg.. akuu nggak tahann..” dirinya pun mengatakan,
“Kita sama-sama sayaang..” batang kejantanan Tom makin cepat ritmenya. Kemudian kurasakan nikmat yang menarik, tubuhku menegang, melengkung hingga tahap dadaku terbusungkan,
“Aaacchh.. Tomm.. aku keluarr..” Kurasakan liang kewanitaanku sangat hangat. Tiba-tiba Tom menghentikan goyangannya serta tubuhnya menegang juga, “Aachh.. akuu juga sayang..” serta,

“Creett.. crett..” Air mani Tom kurasakan menyemprot dinding rahimku, terasa sangat hangat, mengalir perlahan di dalam liang kewanitaanku. Kemudian kita berdua tergeletak sambil dirinya semakin menciumiku serta membisikkan kata-kata cinta bulan madu, diusap-usapnya rambutku yang membikinku ketiduran sejenak.

Ketika aku terbangun, aku langsung menuju kamar mandi untuk berbilas. Kuisi bed tub dengan air panas hingga penuh kemudian kumasukkan bau parfume kesukaanku dengan sedikit minyak lalu aku berendam di dalamnya, sangatlah nikmat seusai tadi ber-bulan madu.

Aku hampir ketiduran ketika kurasakan ada jari-jari halus membelai serta mengusap rambutku. Kubuka mataku, kulihat Tom sedang berjongkok di sana, tetap dalam keadaan telanjang bulat. Kulihat senyumannya yang mesra. Kemudian dirinya mencium keningku, semakin menyusur hidungku hingga akhirnya kita berciuman lagi.

Tangannya mengusap-usap buah dadaku, membikin birahiku bangkit kembali. Kemudian kuusap-usap batang kejantanannya yang terbukti sejak dirinya berjongkok telah tegak berdiri. Dirinya masuk ke bed tub, aku pun menggeser badanku hingga aku terduduk di tepi bed tub.

Kemudian dirinya naikkan pahaku hingga posisiku mengangkang, kutarik batang kejantanannya hingga menyentuh kemaluanku lalu kuusap-usapkan di klitorisku. Aku menggelinjang kenikmatan. Perlahan aku masukkan kepala kejantanannya di depan liang senggamaku serta Tom mendorong pantatnya yang otomatis menyodokkan batang kejantanannya ke liang kewanitaanku.

“Aaachh.. kalian nakal Tomm..” erangku. Kemudian bibir kita saling berciuman dengan ganasnya, saling lumat serta saling memagut. Sementara itu kurasakan gerakan Tom telah makin cepat serta cepat, dirinya naikkan kaki kiriku ke bahunya sambil setengah melingkar ke lehernya. Dirinya gerakkan memutar pantatnya, kuremas-remas buah dada ku sambil kita semakin berciuman.

Tiba-tiba dirinya melepas ciumannya serta.., “Aaacchh.. sayaang..” dirinya memekik sambil memeluk erat tubuhku. Kurasakan kebali air maninya membasahi dinding rahimku. Kemudian kucium dirinya dengan mesra sambil kubelai-belai. Seusai istirahat sebentar, kita mandi bersama. Aku menyabuni dirinya serta dirinya menyabuniku bergantian. Kemudian kita memesan sate yang biasa mangkal di depan hotel tersebut.   Bandar Q

Berakhir makan kita nonton VCD yang terbukti telah disediakan di sana. Waktu kita nonton blue film, kembali nafsu kita bangkit serta kita pun meperbuat semacam yang ada di film. Seharian kita dapat bermain hingga Tom mencapai 7 kali orgasme serta aku telah tidak terkira lagi berapa kali orgasme. Ini kita perbuat selagi 4 hari 3 malam. Sangatlah semacam orang yang sedang ber-bulan madu. Hingga pada akhirnya kita wajib kembali ke kota kami.

Aku serta Tom begitu tersanjung saat bulan madu itu. Meskipun kita kini telah tidak bersama lagi.

Hello World!:

- aaaa


Menuju Forum: