Selamat Datang, Tamu
Anda harus mendaftar sebelum Anda dapat melakukan posting pada situs kami.


  

Password
  





Cari Forum

(Pencarian Mahir)

Statistik Forum
» Anggota: 110
» Anggota terakhir: parascantik
» Thread forum: 3,346
» Posting Forum: 5,120

Statistik Lengkap

Pengguna Yang Online
Sedang ada 63 pengguna online.
» 0 Anggota | 63 Tamu(s)

Thread Terakhir
ZumaQQ.com Agen Bandarq D...
Prediksi Bola Terlengkap
Posting Terakhir Oleh: zumaqq

» Balasan: 18
» Tampilan: 284
ZumaQQ.com Agen Bandarq D...
Prediksi Togel Lengkap
Posting Terakhir Oleh: zumaqq

» Balasan: 17
» Tampilan: 269
ZumaQQ.com Agen Bandarq D...
Live Casino Online | Baccarat Online | Slots | Roulette Uang Asli
Posting Terakhir Oleh: zumaqq

» Balasan: 18
» Tampilan: 302
ZumaQQ.com Agen Bandarq D...
Betting Bola Online | Betting Togel | Tangkas
Posting Terakhir Oleh: zumaqq

» Balasan: 18
» Tampilan: 307
ZumaQQ.com Agen Bandarq D...
Poker | Domino 99 | Sakong | Adu Q | Capsa Susun | Bandar Q | Bandar Poker
Posting Terakhir Oleh: zumaqq

» Balasan: 18
» Tampilan: 347
LOTTO03.COM BANDAR TOGEL ...
Foto Bokep xXx
Posting Terakhir Oleh: cantiklt03

» Balasan: 28
» Tampilan: 728
LOTTO03.COM BANDAR TOGEL ...
Jual Beli Alat Sex xXx
Posting Terakhir Oleh: cantiklt03

» Balasan: 27
» Tampilan: 421
LOTTO03.COM BANDAR TOGEL ...
Betting Bola Online | Betting Togel | Tangkas
Posting Terakhir Oleh: cantiklt03

» Balasan: 28
» Tampilan: 492
LOTTO03.COM BANDAR TOGEL ...
Live Casino Online | Baccarat Online | Slots | Roulette Uang Asli
Posting Terakhir Oleh: cantiklt03

» Balasan: 27
» Tampilan: 495
LOTTO03.COM BANDAR TOGEL ...
Prediksi Bola Terlengkap
Posting Terakhir Oleh: cantiklt03

» Balasan: 27
» Tampilan: 578

 
  Ngentot Dengan Gadis Cantik Di Gudang Supermarket
Diposting oleh: bandarqq365 - 04-04-2018, 09:08 AM - Cerita Esek-Esek - Tidak Ada Balasan



Ngentot Dengan Gadis Cantik Di Gudang Supermarket | Cerita seks dewasa kali ini adalah cerita dewasa tentang pengalaman ngentot seorang laki-laki yang bekerja sebagai sales di sebuah supermarket di kota bandung, yang dimana peristiwa ini di mulai ketika seorang gadis manis yang bekerja di supermarket tersebut meminta bantuan untuk menggosokkan badan bagian belakangnya karena gatal. karena yang meminta bantuan adalah seorang gadis yang bahenol, seksi dengan badan yang montok dan payudara yang kenyal akhirnya laki-laki tersebut langsung saja menggaruk tanpa berpikir panjang. Dari situlah cerita seks dewasa ngentot dengan gadis cantik digudang supermarket ini bermula.

Aku bekerja sebagai sales assistant di sebuah supermarket Y di Bandung. Di tempat kerjaku ada seorang cewek bernama Ita. Ita adalah cewek yang paling akrab denganku. Segala masalahnya akan dia beritahukan padaku. Ita memang cantik, kulitnya putih, matanya bulat, buah dadanya pun membulat, tidak terlalu besar tapi cukup menantang membuat setiap laki-laki yang dekat dengannya ingin selalu menjamahnya. Siapapun yang melihat tubuh Ita pasti naik nafsu syahwatnya. Pantat Ita mengiurkan juga. Rambutnyapun panjang sebahu. Suatu hari Ita datang padaku”, Fer belakang badan Ita gatal-gatal nih”, Ita memberitahuku akan masalahnya.

“Tolong gosokkan ya, Fer” Ita menyuruhku.
“Kalau begitu kemarilah”, balasku dengan sedikit terkejut.
“Disini saja, di dalam gudang lebih nikmat” Ita memberitahuku dengan suara yang amat lembut dan begitu manja. Hatiku jadi cair.

“Fer” Ita menarik tanganku menuju ke dalam gudang yang tak jauh dari tempat kami berdiri tadi.
Kemudian Ita mengunci pintu gudang itu, serta mengambil bedak antiseptik di rak yang berdekatan, lalu mengulurkannya kepadaku. Aku tak sungkan-sungkan lagi, terus saja menaburkan bedak itu di atas telapak tanganku. Ita menarik baju yang dipakainya ke atas hingga sebatas tengkuk. Aku menelan ludah melihat ke belakang badan Ita, yang selama ini tak pernah aku lihat tanpa busana. Aku menepuk bedak yang ada di tanganku ke atas badan Ita. Hangat badannya. Aku mulai menggosok. Sesekali Ita kegelian, ketika aku mengurutkan jariku pada alur di tengah belakang badan Ita. Aku menggosok rata. Ita meraba-raba kancing BH-nya, lalu dilepaskannya, maka terurailah tali BH-nya itu di belakang badannya itu. berdesir darahku, aku menelan air liur, melihat aksi Ita yang berani itu tadi. Aku terus menggosok, dengan hati yang berdebar-debar. Aku merasa batang penisku sudah mulai mengeras. Aku merasa tak tahan. Tengah menggosok belakang badan Ita, tanganku secara perlahan-lahan merayap ke dada Ita.

“Hei! Apa-apaan nih”, Ita melarang sambil menepuk tanganku.
“Ohh! sorry”, aku meminta maaf.
Tanganku kembali ke bekakang. BH yang Ita pakai masih melekat di dadanya, menutupi buah dadanya yang mungil itu. Aku terus menggosok, kali ini turun sampai ke batas pinggang. Aku memberanikan diri mengurut ke dalam rok Ita, tetapi Ita menepuk lagi tanganku.
“Jangan!”, larang Ita lagi.
“Sudah hilang belum gatal itu?”, Tanyaku pada Ita.
“Belum!” jawab Ita pendek.

Aku merasa semakin terangsang, batang penisku semakin mengeras dan mula tegang! Aku coba lagi untuk meraba ke dada Ita, kini aku telah dapat memegang buah dada Ita yang lembut itu, yang tertutup dengan BH berwarna putih. Ita tidak lagi menepuk tanganku tetapi dia memegang tanganku yang aku takupkan pada payudaranya itu. Aku mulai meremas buah dada Ita. Ita menggeliat geli sambil tangannya memegang pergelangan tanganku. Ita nampak sudah mula merasa terangsang, dan memang ini adalah salah satu cara untuk membuat wanita terangsang. Aku mencium tengkuk Ita. Dia masih menggeliat-geliat akibat remasan serta ciumanku. Buah dadanya aku rasa sudah semakin menegang. Jariku kini memainkan peranan memilin-milin puting susu Ita pula! Aku sadari tadi memeluk Ita dari belakang. Batang penisku yang beberapa waktu lalu telah aku gunakan obat memperbesar penis tambah semakin keras menonjol itu aku gesek-gesekkan pada alur pantat Ita. Ita ketawa kecil, merangsang sekali! Ita membuka kancing bajunya dan terus menanggalkannya berserta BH-nya dan mencampakkannya di atas lantai.

Kini payudara Ita tak tertutup apa-apa lagi. Aku terus meremas-remas dan membalikkan badan Ita supaya berhadapan denganku. Ita menciumku rakus sekali, sambil mengulum-ngulum lidahku. Akupun begitu juga membalas dengan rakus serangan Ita. Aku menanggalkan bajuku. Ita mencium dadaku, perutku. Aku tetap mengecup-ngecup buah dada nya yang sudah mengeras tegang. Tanganku menekan-nekan pantatnya. Batang penisku semakin menegang. Tiba-tiba Ita berlutut, lalu membuka retsleting celanaku. Dia menarik keluar batang penisku yang tegak keras. Ita merasa kagum melihat batang penisku yang menegang secara maksimal itu. Ita menguak rambutnya ke belakang dan meng-”karaoke” batang kejantananku. Dia menggengam dengan rapi. Sambil mengulum secepat-cepatnya, tapi untung saja sebelumnya saya sudah memakai obat kuat lelaki hingga tidak cepat ejakulasi saat di kulum oleh ita.

Ita mengarahkan batang penis ke matanya, hidungnya, ke pipinya. Ita mencium sekitar batang penisku. Aku merasa nikmat sekali. Ita terus mengulum penisku hingga ke pangkal makin lama semakin cepat. Aku merasa kepala penisku terkena anak tekak Ita. Ngilu rasanya! Aku juga membantu Ita dengan mendorong dan menarik kepalanya.

“Ita, sudah hampir keluar! Sudah hampir keluar! Ita sengaja berlagak tak tahu saja, ketika aku katakan maniku sudah hendak keluar. Ita masih mengulum. Air maniku tersemprot memenuhi rongga mulut Ita. Dia lantas mencabut keluar penisku lalu menjilat-jilat air maniku. Dia nampaknya menikmati sekali. Penisku jadi lembek kembali!

“Aik! belum apa-apa sudah lembek”.
Ita mengulum lagi penisku. Penisku jadi tegang lagi. Ita tersenyum memandangnya. Aku membuka celana. Ita duduk di atas meja. Aku berlutut menarik rok dan celana dalamnya. Ita sudah bugil di depanku. Bulu yang tipis warna pirang menutupi vaginanya. Aku mencium sekitarnya. Ita meletakkan kedua belah kakinya di atas bahuku. Aku mengangkangkan paha Ita. Bibir vaginanya sedikit terbuka. Aku menjilatinya. Aku buka sedikit dengan jari lalu mengoreknya sedikit demi sedikit jariku menyodok vagina Ita.

“Argh, argh, argh!” Ita mengerang perlahan. Vaginanya terlihat basah sekai. Aku meletakkan kepala penisku ke pintu vaginanya. Aku sodok sedikit, “Argh!” Ita mengerang lagi. Laku aku tekan lagi. ” Yes!” suara Ita perlahan. Aku menyodok lagi dalam sedikit dan terus ke pangkal. Aku mendorong dan menarik berulang kali. Ita makin terlihat lemas dan nikmat. Aku merasa kehangatan lubang vagina Ita. Ita mencabut penisku keluar. Dia turun dari atas meja dan mendorongku telentang lalu duduk di atas badanku dan memasukkan lagi penisku ke dalam lubang vaginanya itu. Dia mengayun ke atas dan ke bawah.

Tak lama dia tarik keluar lagi penisku. Ita kini agresif. Aku mendorongnya telentang lagi. Ita merapatkan payudaranya dengan kedua belah tangannya.
“Masukin di celah susuku dong! Masukin di celah susu ah..!” Ita menyuruhku. Aku tidak sungkan-sungkan lagi terus melakukannya tapi sebentar saja. Aku duduk dan Ita masih telentang, pahaku di bawah paha Ita, aku sodok lagi penisku ke dalam vaginanya. Aku mengayun dengan perlahan. Licin dan sedap rasanya Ita bangun dan bertiarap di atas meja, kakinya lurus ke lantai menungging! Akupun berdiri lalu membuat ‘dog style’. Aku pegang kiri dan kanan pantat Ita dan mengayun lagi. Aku kemudian menyangkutkan sebelah kaki Ita di atas bahuku dalam posisi telentang. Aku sodok lagi tarik dan keluar dorong dan masuk ke dalam vaginanya, pokoknya malam itu kami merasakan kepuasan bersama dengan mencoba segala posisi.

Cetak item ini

  MEMEK BASAH ABIS NGEWEK
Diposting oleh: bandarqq365 - 03-04-2018, 01:37 PM - Foto Bokep xXx - Tidak Ada Balasan

[Gambar: koleksi%2Bfoto%2Bbugil%2B67.jpg]
 
[Gambar: koleksi%2Bfoto%2Bbugil%2B68.jpg]
 
[Gambar: koleksi%2Bfoto%2Bbugil%2B70.jpg]

Cetak item ini

  Kisah Seks Modal Benerin Komputer Dapat Mbak Dewi Sayang
Diposting oleh: bandarqq365 - 03-04-2018, 12:24 PM - Cerita Esek-Esek - Tidak Ada Balasan


[Gambar: sex.jpg]

Kisah Seks Modal Benerin Komputer Dapat Mbak Dewi Sayang - Pada waktu yang ditentukan saya datangi, rumahnya tak terlalu luas tapi cukup apik penataan taman, saya pencet bel, yang keluar seorang wanita setengah tua dengan penampilan yang mempesona, dengan kulit bersih tanpa make up dan bibirnya yang sensual hingga membuat buyar konsentrasi. Setelah beberapa saat menunggu di ruang tamu saya dipersilakan masuk ke ruang kerja, dimana komputer tersebut berada. Beberapa waktu berselang selesai pekerjaan saya, sebelum pamit saya menyuruh mencoba komputer tersebut apa sudah baik atau masih ada yang tertinggal.

Berawal dari coba mencoba akhirnya saya jadi akrab untuk berbincang-bincang dengan wanita setengah baya, yang mengaku bernama Dewi (nama samaran). Yang ternyata seorang istri yang selalu ditinggal oleh suaminya yang gila kerja. Waktu suaminya hanya tersita oleh pekerjaan, memang soal materi selalu diberikan dengan sangat cukup tapi soal batin yang tak pernah terpikirkan oleh suaminya terhadap istrinya, saya pikir hal ini persoalan klise belaka, tetapi dampaknya sangat berarti bagi kehidupan berumah tangga.

Tak terasa waktu berjalan terus seiring dengan konsultasi Dewi terhadap saya tentang persoalan rumah tangganya, katanya saya dapat berbicara seperti konsultan rumah tangga, hal ini memang saya akui suatu kelebihan saya bila menghadapi wanita yang sedang dirundung musibah, tapi bukan sebagai kedok untuk berbuat yang tidak-tidak.

Setelah selesai saya pamit dan memberikan No. HP saya dengan pesan bila terjadi sesuatu dan memerlukan saya hubungi saya.
Beberapa hari kemudian saya ditelpon untuk bertemu disuatu tempat yang menurut saya sebagai tempat yang sangat romantis bagi dua insan yang sedang kasmaran namanya (ada aja).
“Mas, saya sangat berterima kasih atas konsultasinya waktu lalu”, ujar Dewi dengan mata yang sendu dan bibir tergetar halus.
“Saya hanya orang biasa yang hanya dapat berbicara untuk mencari jalan keluar”, jawab saya sebisanya karena dengan tatapan matanya saya dapat merasakan getaran birahi yang sangat besar.
“Saya ingin Mas temani saya untuk berbagi rasa dengan perasaan Mas yang sebenarnya”
Wah mati aku, akhirnya saya bimbing kedalam tempat yang nyaman dan privacy. Bagaikan seorang kekasih saya berkasi-kasihan diatas sebuah ranjang empuk dan berudara nyaman.

Saya lumat bibirnya dengan penuh perasaan dan saya genggam kedua telapak tangannya sehingga kami merasakan kebersamaan yang bergelora. Lidahnya terus bergoyang didalam rongga mulut seirama dengan alunan musik bossas. Lama kami ber ciuman mesra, kurengkuh lehernya dengan jilatan halus yang merindingkan bulu kuduknya, Dewi melenguh.
“Mas terus Mas jangan kecewakan saya” sebentar-bentar tangannya bergreliya ke dada dan selangkangan saya, tak tinggal diam dengan gaya yang meyakinkan saya kecup putingnya dengan sedotan-sedotan kecil dan gigitan mesra, bibir saya meluncur kebawah menuju pusar, saya mainkan lidah saya dibundaran pusarnya wah wangi farfumnya menyentuh birahi saya. Tangannya merengkuh alat pitas saya yang sudah tegang, Dewi kaget, mass kok besar sekali, saya bisikan, jangan takut pasti muat. Memang Dewi belum dikaruniai anak, jadi masih seperti perawan, apalagi punya suaminya tak terlalu besar.

Saya jilat permukaan vaginanya, Dewi bergelinjang menarik pantatnya hingga menjauhi bibir saya, saya terperanjat, kenapa?
“Mass saya belum pernah seperti itu, maaf yah”, saya hanya tersenyum dan meneruskan permainan bibir kebagian betis dan seluruh paha.
Beberapa waktu berselang tangannya mendekap kepala saya dengan sangat kencang seolah-olah tak mau dilepaskan, sesak napas saya. saya tau Dewi sudah klimaks tapi dalam dalam benak saya ini baru permulaan. Setelah dekapannya melemah saya baringkan celentang, terhamparlah padang rumput dan pegunungan yang indah seindah tubuhnya tanpa sehelai benangpun. Dengan gaya konpensional saya mulai melaksanakan tugas saya sebagai seorang lelaki, saya selipkan punya saya disela-sela bibir kemaluannya hingga ambles kepalanya, Dewi menjerit kecil.
“Mass, tahan Mass ngiluu Mas terlalu besar”.

Memang saya sadar dan tak langsung main tancap, saya tarik dan tekan secara perlahan-lahan, setelah vaginanya teradaptasi Dewi berubah dengan gaya yang agresip ditekan pantatnya ke atas hingga punya saya ambles semua, saya imbangi dengan gerak-gerakan yang atraktif, saya balikkan tubuhnya, saya dibawah dan Dewi di atas dengan demikian Dewi lebih leluasa untuk mengekspresikan birahinya yang selama ini tertahan. Benar adanya dengan gerakan yang dahsyat Dewi bergerak naik turun sambil berdesis-desis hingga saya bingung membedakan antara desisan bibir bawah dengan bibir atas. Beberapa saat kemudian Dewi mengejan dan menegang sambil menggigit dada saya, setelah itu saya tak mau kehilangan momen saya lakukan penyerangan dengan gaya profesional atas, bawah, depan, belakan, kiri dan kanan, hanya satu yang tak mau saya paksakan yaitu mengoral punya saya, karna saya tau Dewi nanti stress, saya pikir bila nanti pada satnya tiba mungkin bukan batangnya yang dilumat tapi sekalian bijinya dan sangkarnya.
“Dewwii saya mau sampai nihh. saya keluarin dimanaa?”
“Mas di luar saja dulu yah”.

Dengan secepat kilat saya tarik kemaluan saya dan saya keluarkan di dadanya hingga beberapa semprotan protein meleleh diantara dua bukit dan sedikit terciprat ke dagu. Setelah semprotan terakhir keluar, matanya terbuka dan tangannya menggenggam kemaluan saya, tanpa saya sadari dikulumnya kemaluan saya, hingga saya terperajat dan tak yakin, yah mungkin inilah yang dinamakan puncak dari birahi kaum hawa yang sudah mencapai batas ambang sehingga tak berlaku lagi rasa malu, jijik, dan kotor yang ada hanya nafsu dan nafsu.

Tanpa istirahat kemaluan saya bangun kembali sehingga menegang sampai kuluman mulut Dewi terasa sempit dan rongga mulutnyapun membesar. Gerakan maju mundur mengakibatkan saya bergelinjang kekanan dan kekiri sambil sesekali mencengram rambutnya yang terurai lepas. Konsentrasiku hampir terganggu dengan gerakannya yang cepat hampir klimaks saya dibuatnya, tapi sebelum itu saya lepaskan untuk mengurangi ketegangan saya, saya balik menyerang dengan jari jemari menari-nari diseputar liang vaginanya dan sesekali menggesekkan ke area G-Spot wanitanya sehingga Dewi merancau tak karuan, tangannya menarik sprei hingga terlepas dari sangkutannya. semakin lama semakin dahsyat pergolakan birahi saya dan Dewi, saya rasakan aliran cairan hanggat membasahi jari saya dan tak mau ketinggalan moment yang indah ini saya balikan tubuhnya sehingga tengkurap dan saya tekan dengan kemaluan saya dari arah belakang, Dewi meringis.
“Mas pelan-pelan, ngilu”

Saya atur irama sehingga lama kelamaan menjadi asyik dan Dewipun melakukan gerakan yang membuatnya bertambah assyik dan masyukk. Dadaku bergetar ketika hasrat itu akan mencapai puncak, ku tarik kemaluanku dan kusemprotkan ke atas punggungnya dangan kedua tangan ku mencengram kedua bongkah pantatnya yang masih kencang untuk ukuran Dewi. Dan lubang anusnya masih bersih tak ada tanda-tanda bekas gesekan atau luka atau penyakit wasir, nafsu saya melihatnya tapi hasrat itu saya pendam, mungkin (dalam benak saya) lain waktu Dewi meminta untuk di setubuhi anusnya karena memang bila nafsu sudah datang birahipun memuncak yang pada akhirnya dunia terasa sangat-sangat indah melayang-layang dan sukar diutarakan yang ada hanya dirasakan. Pikiran ngeres saya ternyata terbaca oleh Dewi, dengan sedikit mesra tangannya menarik kepalaku dan membisikan sesuatu.
“Mas, coba dong masukin dari belakang, Dewi ingin coba sekali aja tapi pelan-pelan yah”.

Antara sadar dan tak sadar saya anggukan kepala tanda setuju. Karena badan saya sangat lelah saya istirahat sebentar dan membersikan sisa-sisa mani yang menempel pada kaki dan perut. Saya minum beberapa teguk minuman yang dihidangkan dikamar tamu, setelah rilek saya kembali kekamar, ternyata Dewi masih tergolek diatas tempat tidur dalam posisi tengkurap, wah inilah yang dinamakan lubang surga, terletak hanya kurang lebih tujuh centimeter antara lubang vagina dengan lubang anus. Saya berfikir mana yang lebih sempit, wah yang pasti lubang anus yang lebih sempit, tanpa basa-basi saya mainkan jari saya dengan sedikit ludah untuk pelicin kesekitar permukaan anusnya, Dewi terbangun dan merasakan adanya sesuatu yang lain dari pada yang lain, dan jariku terus menusuk nusuk lubang anusnya, saya tidak merasa jijik karena memang anus Dewi bersih dan terawat.

Dengan hati-hati saya masukkan kejantanan saya kedalam anusnya, susah sekali masukinnya karena memang punya saya besar dibagian kepalanya sedang Dewi anusnya masih sangat rapat, saya nggak abis akan saya ludahin agar licin, lama-lama kepala kemaluan saya masuk kedalam anusnya, Dewi menjerit kecil, saya tahan beberapa saat kemudia dengan rileks saya tekan setengah dan tarik kembali, begitu terus-enerus sehingga Dewi merasakan sensasi yang luar biasa.
“Mas kok enak sih, lain gitu dengan melalui vagina”.
Saya pun waktu itu baru merasakan lubang anus tuh seperti itu, menyedot dan hangat, hampir-hampir saya tidak kontrol untuk cepat-cepat keluar, dengan tarik nafas secara perlahan saya bisa kendalikan emosi saya sehingga permainan berjalan dengan waktu yang panjang, Dewi meringis dan bola matanya sebentar-bentar putih semua menandakan birahi yang sangat dahsyat.

Kemaluan saya semakin tegang dan berdenyut tanpa memberi tahu kepada Dewi saya semprotkan mani saya kedalam liang anusnya, Dewi kaget dan mengejan sehingga kemaluan saya seakan-akan disedot oleh jetpump kekuatan besar. saya tergeletak diatas punggungnya sambil memeluk perutnya yang indah, walaupun ada sedikir kerutan, karena memabg umur tidak bisa dikelabui, saya dan Dewi tertidur sejenak seakan melayang-layang di dunia lain. Kami bersetubuh dengan kemesraan hingga dua jam setengah sebanyak tiga ronde dipihak saya.

Saya lihat tatapan matanya mengandung kepuasan yang sangat dahsyat begitu pula saya sehingga membuat motivasi saya untuk bersetubuh dengan wanita-wanita setengah baya yang memang membutuhkan siraman biologis, karena wanita setengah baya secara teori sedang dalam puncak-puncaknya mengidamkan kepuasan birahi yang tinggi, istilahnya sedang mengalami fase puber kedua, apalagi bila sang suami tak memberikannya. Saya memang lebih menyukai wanita setengah baya dari pada ABG, karena wanita setengah baya mempunyai naluri kewanitaan yang besar sehingga dalam bersetubuh dapat saling memberikan respon yang sangat artistik bila dilakukan dengan mesra.

Setelah kami mandi kamipun bergegas untuk kembali pada tugas masing-masing, dari akhir pembicaraan saya dengannya, saya dipesankan agar merahasiakan hubungan ini, setelah itu saya diselipkan sehelai cek untuk konsultasi katanya. tanpa kwitansi dan tanda terima seperti biasanya bila terjadi transaksi. Sebenarnya saya tak tega mengambil cek tersebut, karena apa yang saya lakukan dengannya adalah sama-sama iklas sehingga hubungan menjadi sangat sangat sangat asyik masyuk, tapi saya pikir uang buat Dewi nggak masalah karena memang untuk biaya pengeluaran lebih kecil dari pada yang diterima dari suaminya, selain itu saya juga sedang memerlukan biaya untuk memperbaiki kendaraan saya yang secara kebetulan pada waktu itu sedang mengalami perbaikan mesin.

Setelah peristiwa itu saya masih terus dihubungi bila Dewi perlu, dan pernah saya dikenalkan dengan rekan-rekan yang senasib dan saya pernah dihubungi oleh teman-temanya dengan saling menjaga rahasia satu sama lain, tapi ceritanya tak jauh beda, yang jelas saya akan rahasiakan sampai akhir hayat.

Cetak item ini

  Cerita Dewasa Ngentot Ibu Halimah
Diposting oleh: suryaqq - 03-04-2018, 11:46 AM - Cerita Esek-Esek - Tidak Ada Balasan

Cerita Dewasa Ngentot Ibu Halimah

[Gambar: Cerita%2BDewasa%2BNgentot%2BIbu%2BHalimah.jpg]

ANPA gairah Roni mengeluarkan sepeda motor dari ruang tamu. Setelah yakin kondisi oli mesin pada motornya masih cukup bagus, distater dan dijalankannya mesin kendaraan yang dari segi mode sudah agak ketinggalan jaman. Bunyinya berderum cukup keras, maklum motor anak muda. "Sudah siap Ron? Bude Imah udah nungguin nih. Takut pulangnya kemalaman dan kehujanan di jalan," suara ibunya terdengar dari ruang dalam rumahnya. "Uh bawel amat sih.

Orang baru mau manasin mesin kok," gerutu Roni membathin. Gara-gara Pak Nardi (tetangganya) diam-diam kawin lagi, Roni memang jadi ikutan repot. Sebabnya, Bu Halimah istri Pak Nardi berteman akrab dengan ibunya. Dan Bude Imah (demikian Roni biasa memanggil Bu Halimah) atas masalahnya yang dihadapinya selalu curhat kepada ibunya yang juga ditinggal suami yang kawin lagi. Hingga saat Bude Halimah memutuskan untuk meminta bantuan dukun guna mengembalikan suaminya,

atas permintaan ibunya Roni yang diminta untuk selalu mengantarnya. Sang dukun yang tinggal di desa terpencil, kendati masih satu wilayah kabupaten, jaraknya dari rumah Roni lebih dari 50 kilometer. Tetapi bukan karena faktor jarak dan kondisi buruk jalan ke arah sana yang membuat Roni enggan mengantar Bu Halimah. Apalagi wanita itu selalu mengajaknya makan dan memberikan sejumlah uang setiap Roni sehabis mengantar.

 Namun masalahnya, sudah tiga kali datang ke dukun tersebut belum ada tanda-tanda Pak Nardi akan kembali. Bahkan seperti yang diceritakan Bu Halimah pada ibunya, ulah Pak Nardi kian nekad. Seluruh pakaiannya telah dibawa ke rumah janda yang menjadi istri mudanya. Karenanya Roni merasa, dukun itu hanya mengakali Bu Halimah yang gampang memberi uang sampai ratusan ribu rupiah sekali datang dengan dalih untuk membeli berbagai persyaratan dan sesaji.

"Nak Roni pasti bosan ya harus ngantar-ngantar bude seperti ini," kata Bu Halimah ketika mereka berhenti makan di warung sate langganan dalam perjalanan ke rumah sang dukun. "Ee.. enggak Bude. Nggak apa-apa kok," ujar Roni yang terpaksa berhenti menikmati dua tusuk sate terakhir yang tersisa di piringnya. Sepuluh tusuk sate di piring Bu Halimah tampak telah tandas tanpa sisa. Tetapi Roni yakin wanita itu tidak menikmati makanannya. Karena ekspresi wajahnya terlihat masygul dan tatap matanya terlihat kosong. Pasti ia sangat tertekan gara-gara ulah suaminya. Melihat itu Roni menggeser duduknya, merapat ke dekat Bu Halimah.

 Diraihnya tangan wanita itu dan digeganggamnya dengan lembut. "Roni siap mengantar ke manapun Bude mau pergi. Bude tidak usah ragu," kata Roni mencoba meyakinkan. Cukup lama Roni menggenggam dan meremas tangan Bu Halimah. Bahkan seperti seorang kekasih yang tengah menenangkan pasangannya yang tengah merajuk, Roni melakukan itu sambil menatapi wajah Bu Halimah. Menatapi hidungnya yang bangir, matanya yang teduh dan bibirnya yang merah merekah. Roni baru menyadari pakaian yang dikenakan wanita itu berbeda dari biasanya.

Dibalik jaket tipis warna hitam yang dilepasnya, Bude Halimah hanya mengenakan T shirt warna krem dipadu dengan celana panjang warna hitam. Biasanya ia selalu mengenakan rok terusan panjang yang longgar. Ketatnya bentuk kaos dari bahan agak tipis yang dikenakan, membuat bentuk tubuhnya seperti tercetak sempurna. Di balik kaos tipis itu, sepasang buah dadanya yang berukuran besar nampak membusung dan kutang warna hitam yang dipakainya terlihat membayang. Serasi dengan perawakannya yang tinggi besar.

Ke bagian menggunung itulah Roni berkali-kali mencuri pandang. Juga ke leher jenjangnya yang putih seksi meski sudah ada kerutan karena usianya. Kendati usianya memasuki kepala lima, Bu Halimah belum kehilangan pesonanya. Karena itulah Roni sering mencuri-curi pandang menatapi keindahan pinggul dan pantat besarnya serta tonjolan buah dadanya ketika wanita itu cuma mengenakan kaos oblong dan celana training ketat saat hendak berangkat dan sepulang senam dengan ibunya. Saat telanjang, bentuk tubuhnya pasti jauh lebih merangsang, demikian Roni selalu membathin setiap melihat wanita itu habis bersenam. Karenanya Bu Halimah selalu menjadi wanita favorit yang dihadirkan dalam angan-angannya saat beronani. Sambil mengocok sendiri kontolnya untuk menyalurkan hasrat biologisnya,


Roni memang selalu membayangkan nikmatnya dada besar dan memek Bu Halimah bila disetubuhi. Makanya ia tidak habis pikir dengan tindakan Pak Nardi yang jatuh ke pelukan wanita lain. Diperlakukan sedemikian rupa oleh Roni, Bu Halimah sebenarnya sangat senang dan tersanjung karena ada laki-laki muda yang memberinya perhatian. Hanya seorang wanita pengunjung warung yang lain, menatapinya dengan tatapan aneh hingga Bu Halimah segera menarik tangannya dari genggaman dan belaian Roni. "Satenya tidak dihabiskan Nak Roni? Kalau tidak yuk kita berangkat. Nanti kemalaman di jalan," ujarnya. Kunjungan keempat ke rumah sang dukun ternyata sia-sia.

Sang dukun ternyata tidak berada di tempat. Kata istrinya, ia tengah ke Jakarta untuk mengobati pasien selama sepekan. Maka diputuskan untuk pulang secepatnya karena mendung di langit mulai menggantung dan cukup tebal. Bu Halimah nampak kecewa. Dalam perjalanan pulang, baru beberapa kilometer dari tempat tinggal sang dukun, hujan mengguyur deras. Air seperti tercurah dari langit. Saat itu, Roni dan Bu Halimah yang berboncengan sepeda motor tengah berada di posisi jalan sebuah kawasan hutan. Hingga tidak memungkinkan bagi keduanya mencari tempat berteduh. Dalam terpaan derasnya air hujan dan hawa dingin yang menusuk, Roni yang mengenakan jaket kulit tebal tak kelewat terpengaruh oleh cuaca tersebut. Roni hanya merasakan dingin di bagian pinggang ke bawah. Karena celana jins yang dikenakan basah kuyup oleh hujan. Tetapi tidak bagi Bu Halimah. Ia memang memakai jaket.

Namun jaket yang dipakainya dari bahan kain yang kelewat tipis hingga air hujan langsung meresap menembus ke semua lapis pakaian yang dikenakannya. Termasuk ke kutang dan celana dalamnya. Karena dingin yang dirasakan ia yang tadinya membonceng agak merenggang, mulai merapat ke depan menempel ke tubuh Roni. Bahkan kedua tangannya akhirnya melingkar, memeluk tubuh pria muda anak teman baiknya tersebut kendati agak canggung. Perubahan posisi yang dilakukan Bu Halimah dalam membonceng sepeda motornya, diyakini Roni dilakukan wanita itu untuk mengurangi dingin akibat hujan. Namun yang membuatnya risih dan kurang berkonsentrasi dalam mengemudi, ia merasakan buah dada Bu Halimah jadi menempel ketat ke punggungnya. Sepasang payudara yang ia yakin ukurannya cukup besar itu, terasa empuk dan sesekali menekan punggungnya.

Membayangkan itu, gairah mudanya jadi terbakar. Timbul pikiran nakal di kepala Roni. Saat tubuh Bu Halimah agak merenggang, diinjaknya rem dengan mendadak. Seolah hendak menghindari jalanan berlubang. Dengan begitu tubuh wanita yang diboncengnya terdorong ke depan hingga kembali dirasakan tetek Bu Halimah menekan punggung. Ia melakukannya berkali-kali dan berkali-kali pula tetek besar Bu Halimah menumbuk punggungnya. Hasrat Roni jadi kian terpacu dan fantasinya makin melambung. Awalnya Bu Halimah mengira injakan rem dilakukan karena Roni benar- benar tengah menghindari lubang. Namun setelah beberapa kali terjadi dan dilihatnya jalanan yang dilalui sangat mulus, ia menjadi curiga. Terlebih ketika ia disadarkan pada sikap Roni saat di warung yang seperti tak lepas memadangi busungan buah dadanya. Menyadari itu, Bu Halimah yakin Roni sengaja melakukannya agar buah dadanya merapat dan menekan punggungnya. Sejak lima bulan terakhir, terlebih sejak suaminya mengawini janda muda, Pak Nardi memang sudah tidak menyentuhnya lagi. Ulah nakal Roni membuat gairah Bu Halimah jadi terpicu.

 Puting teteknya mengeras mengharap belaian dan remasan mesra. Tanpa sadar ia menggeser posisi duduknya di boncengan sepeda motor. Maju ke depan, merapat serapat- rapatnya ke tubuh yang memboncengkannya. Hingga buah dadanya menempel ketat ke punggung Roni. Ia yakin pemuda anak temannya bisa merasakan besarnya buah dada yang dimilikinya. Seperti halnya Bu Halimah yang mulai terangsang gairahnya akibat buah dadanya yang menggesek-gesek punggung pemuda itu, reaksi Roni malah lebih jauh. Selama ini ia selalu membayangkan tetek Bu Halimah saat beronani. Kini daging empuk dan kenyal itu menempel di punggungnya hingga tak terasa kontolnya mulai mengeras di balik jins ketatnya yang basah oleh hujan. Hujan mengguyur kian deras dan bahkan mulai kerap ditingkahi oleh suara guruh yang menggelegar serta kilat yang menyambar. Ketika dilihatnya sebuah bangunan pos polisi hutan di pinggir hutan jati, Bu Halimah yang menjadi ketakutan meminta Roni berhenti untuk berteduh. "Kita berhenti dan numpang berteduh dulu Nak Roni. Takut ah kalau terus di jalan," ujarnya. Bangunan pos polisi hutan itu kosong tanpa seorang petugas pun di dalamnya.

Ada bale besar dari kayu dengan alas tikar. Bahkan di lantai bagian tengah bangunan ada semacam tungku dengan setumpuk kayu bakar kering. Mungkin biasa dipakai para petugas untuk merebus air atau menanak nasi. Sebuah tempat ideal buat berteduh di hari hujan dan cuaca dingin karena di dalamnya bisa memanaskan diri dengan membakar kayu dalam tungku. Setelah mencopot jaketnya dan menggantungkannya pada paku yang menempel pada tiang bangunan pos polisi hutan, Roni segera berusaha menyalakan api dalam tungku. Untung ada sisa minyak tanah dalam keleng yang ada di sudut ruang. Dengan bantuan korek Zipo-nya, api langsung menyala membakar ranting-ranting kayu kering.

 Tetapi berbeda dengan Roni yang mulai merasa nyaman dengan kehangatan yang didapat dari posisinya yang berjongkok di depan perapian, Bu Halimah terlihat gelisah. Ia berdiri mematung sambil bersedekap menahan dingin. "Bude, kenapa di situ. Sini di depan tungku biar hangat," panggil Roni melihat wanita teman ibunya seperti menggigil kedinginan. "Iya nih dingin banget. Eee .. Nak Roni, jaket kulitnya Bude pinjam dulu ya. Kayaknya bagian dalamnya kering biar tubuh Bude agak hangat," ujar Bude Halimah. "Oh silahkan-silahkan Bude, pakai saja," kata Roni. Bahkan dengan sigap ia langsung berdiri mengambil jaket tersebut dan bermaksud membantu memakaikannya. "Nanti dulu Nak, Bude mau copot dulu semua baju ini. Soalnya celana dalam dan kutang Bude ikut basah semua. Ta...... tapi kira-kira ada orang ke sini nggak ya?," kata Bude Halimah lagi sambil memutarkan pandangannya ke arah luar bangunan tersebut.

 "Ah kayaknya nggak ada Bude. Nggak mungkin ada yang datang ke hutan di tengah hujan deras begini," Meski agak ragu, Bu Halimah akhirnya membukai pakaiannya. Bukan hanya jaket hitamnya yang basah. Kaos ketat warna krem yang dipakainya pun tak kalah kuyup. Setelah Bu Halimah melepaskan jaket dan menaruhnya di balai-balai yang ada, terpampanglah lekuk-liku tubuh wanita itu. Kaos yang dipakainya memang kelewat basah hingga lengket ke tubuhnya. Roni yang berdiri di belakang wanita itu berkali-kali menelan ludah karena lekuk-liku tubuh di hadapannya menjadi seperti telanjang. Namun yang membuat Roni kian gelagapan adalah saat setelah Bu Halimah melepas kaos dan kutang hitamnya. Seperti yang diminta wanita itu, seharusnya dari arah belakang Roni segera membantu mengenakan jaket kulit yang dipegangnya.

Tetapi tubuh telanjang di hadapannya kelewat menarik untuk dilewatkan hingga Roni lupa dengan yang harus dilakukan. Ia baru tersadar ketika Bu Halimah mengingatkannya. "Bude kedinginan Ron, tolong jaketnya dipakaikan," ujar wanita itu. Ia tampak menggigil kedinginan. Tergesa Roni segera memakaikan jaket kulit miliknya. Menutupkannya ke tubuh telanjang Bu Halimah. Namun karena kelewat tergesa, tanpa segaja tangan Roni menyentuh tetek wanita itu. Payudara Bu Halimah yang ukurannya cukup besar terasa empuk dan lembut. Bahkan jemari Roni sempat pula menyentuh putingnya yang mencuat dan terasa agak keras. "Ma.. maaf Bude, sa .. saya tidak sengaja," Roni berusaha menarik tangannya setelah sesaat sempat menikmati kelembutan buah dada Bu Halimah. Tetapi anehnya, Bu Halimah seolah mencegahnya. Dipegangnya tangan Roni dan tetap ditekankannya pada buah dadanya. Seolah memberi kesempatan pemuda itu untuk menggerayangi teteknya.

 "Dingin banget ya Ron. Kamu nggak kedinginan?" "I.. iya Bude, sebenarnya Roni juga kedinginan," kata Roni menimpali. Dari usaha Bu Halimah agar ia tidak melepaskan sentuhannya pada buah dadanya dan pernyataannya soal kedinginan, Roni menebak wanita itu membutuhkan sentuhan kehangatan. Namun ia tidak berani terlalu gegabah mengingat perbedaan usia yang sangat jauh dan wanita itu adalah teman dekat ibunya. Karenanya meskipun ia sangat ingin meremasi tetek Bu Halimah yang sudah ada dalam genggamannya, Roni tidak berani melangkah lebih jauh. Takut dianggap kurang ajar dan berpengaruh pada hubungan baik ibunya dan Bu Halimah.

"Tadi waktu di warung Roni ngelihatin tetek Bude terus kan? Juga sengaja main injak rem agar tetek Bude nempel di punggung Roni kan? Kok setelah ada di pegangan malah didiamkan? Bude sudah tua sih, jadi teteknya udah nggak menarik bagi Roni," kata Bu Halimah lagi. Pernyataan itu membuat Roni semakin yakin bahwa Bu Halimah mengharapkan sentuhan kehangatan. Sekaligus mengingatkan agar Roni mengambil insiatif melakukan sentuhan-sentuhan yang mengundang gairah. Maka peluang itu langsung disambutnya. Tangan Roni yang semula hanya menangkup memegangi busungan buah dada wanita itu, kini mulai berani meremasinya. Remasan yang tidak hanya memberi kehangatan pada diri Bu Halimah yang sudah lama tidak disentuh suaminya, juga memuaskan dahaga Roni yang selama ini hanya bisa membayangkan kemontokan busung dada wanita itu saat beronani. "Sa.. saya suka banget tetek Bude.

Sebenarnya saya sering membayangkannya khususnya kalau habis lihat Bude. Saya suka membayangkan bentuk tubuh Bude kalau telanjang, pasti sangat merangsang," ujar Roni semakin berani. "Masa? Kalau begitu remaslah Ron, lakukan apa saja yang kamu suka pada tubuh Bude. Sudah lama Pak Nardi nggak menyentuh Bude sejak tergoda janda itu," kata Bu Halimah sambil membalikkan tubuh. Kini, yang sebelumnya cuma hanya ada di angan-angannya benar-benar terpampang di hadapannya. Tubuh Bu Halimah yang nyaris bugil karena hanya tersisa celana dalam warna hitam yang masih dipakainya setelah jaket yang dipakainya dibiarkan terjatuh ada di depannya. Ah tubuh Bu Halimah ternyata benar-benar masih sangat menawan.

Lebih dari yang kubayangkan, begitu Roni membathin. Postur tubuh Bu Halimah yang tinggi, montok dan berisi benar-benar menawan di mata Roni. Payudaranya besar, mengkal, meski agak turun menyerupai buah kelapa. Pinggangnya ramping dan makin ke bawah pinggulnya yang masih terbungkus celana dalam warna hitam makin membesar seperti gentong besar. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Roni langsung menubruk dan memeluk tubuh telanjang teman baik ibunya itu. Dengan rakus dihisap- hisapnya puting susu kiri Bu Halimah dengan mulutnya. Puting berwarna coklat kehitaman itu terasa mengeras di mulut Roni setelah dihisap dan dipermainkan dengan lidah.

Kedua tangan Roni juga meliar di tubuh montok wanita itu. Sambil terus menghisapi tetek wanita itu, tangan kanan Roni meremasi dan memain- mainkan buah dada Bu Halimah yang lain. Sedangkan telapak tangannya yang sebelah kiri merayap meremasi bongkahan pantat besarnya. Bu Halimah menggelinjang, menahan gairah yang menjadi terbangkitkan. Ia tak menyangka, pemuda anak teman baiknya ternyata menyimpan nafsu terpendam pada dirinya. Bila diperhatikan seksama, sebenarnya tanda-tanda ketuaan pada Bu Halimah sudah sangat kentara. Wanita berambut sebahu yang bertubuh tinggi besar itu, pada bagian perutnya sudah tidak rata. Agak membusung dan sudah ada lipatan-lipatan kecil. Namun di mata Roni, itu tanda- tanda kematangan pada wanita dan membuatnya makin terangsang.

 Puas menghisapi tetek Bu Halimah dan meremasi bongkahan pantat besarnya, perhatian Roni mulai tertuju ke selangkangan wanita itu. Bagian di bawah perut yang tertutup celana dalam warna hitam itu, tampak gembung dan membusung. Bahkan terbentuk sebuah celah membujur karena celana dalam yang menutupnya melekat rapat karena basah kuyup akibat air hujan. Di bagian paling peka milik wanita itulah tangan Roni kini meliar. Diusapnya perlahan memek Bu Halimah dari bagian luar celana dalam yang masih membungkusnya. Roni yang memang belum pernah menyentuh kemaluan wanita, seolah ingin menikmati dan merasakan setiap inchi dari busungan memek wanita itu. Selama ini ia hanya melihat memek wanita dewasa dari video porno yang sering dilihatnya. Dijalari jari-jari tangan Roni di bagian yang paling peka, Bu Halimah kian mendesah. Terlebih bukan cuma sentuhan-sentuhan di memeknya yang membuat gairahnya terbangkitkan.

Tetapi karena pentil-pentil teteknya juga mulai menjadi sasaran kuluman dan hisapan pemuda itu. "Ssshhh... sshh... aaahhh...ahhhh... terus hisap tetek Bude Ron. Aaahhh... ee.. enak banget Ron, ya... ya terus .. terus hisap," Bu Halimah tak mau kalah. Sambil menikmati sentuhan jemari Roni di memeknya dan hisapan pemuda itu di pentil susunya, tangan wanita itu merayap berusaha membuka kancing celana pemuda anak teman akrabnya. Akhirnya, setelah Roni membantunya dengan membuka kancing celana jinsnya dan sekaligus memelorotkannya bersama CD nya,

 Bu Halimah menemukan apa yang dicari-carinya. Tanpa melihatnya Bu Halimah tahu ukuran ****** Roni tergolong besar dan panjang. Terlebih jika dibandingkan dengan milik suaminya. Dibelai- belainya batang ****** Roni dan kepala penisnya yang membonggol dan sesekali dengan gemas ia meremasnya. Demikian pula Roni. Tak puas hanya meraba dan mengusapi memek Bu Halimah dari luar celana dalamnya, kini jari-jarinya berusaha menyelinap mencari celah agar bisa menyentuh kemaluan wanita yang seusia dengan ibunyaitu. Hanya karena celana dalam warna hitam yang dipakai Bu Halimah kelewat ketat, Roni agak kesulitan untuk menyingkapkannya. Akhirnya, setelah melepas kulumannya pada puting-puting susu Bu Halimah, Roni langsung berjongkok.

Celana dalam warna hitam milik wanita ia pelorotkan melewati pinggul dan pantat besarnya hingga sebuah pemandangan yang sangat menggairahkan terpampang di hadapannya. Di selangkangannya, di antara kedua paha membulat Bu Halimah terlihat memeknya yang membusung. Roni terpana sesaat. Seperti yang selama ini ia bayangkan, memek Bu Halimah benar-benar besar dan tembem. Ia tak menyangka bisa mendapat kesempatan untuk melihat dan menyentuh vagina yang oleh pemiliknya telah dipangkas habis bulu-bulunya itu. Peris di bagian pusar dan bawah perut wanita yang sudah tidak rata lagi itu, sudah banyak lipatan dan kerut-kerut di permukaan kulitnya. Sedangkan di bagian bawahnya lagi, yang merupakan bagian atas dari memek Bu Halimah terlihat membentuk semacam gundukan daging dengan permukaan yang lebar dan tebal. Sebenarnya Roni ingin meminta Bu Halimah membuka dan merenggangkan kakinya yang yang berdiri merapat agar pahanya terbuka hingga ia bisa melihat seluruh bagian memeknya. Karena dalam posisi berdiri merapatkan kaki, memek teman ibunya tidak terlihat sampai keseluruhan lubangnya. Seperti balita baru mendapatkan mainan baru yang menarik hatinya,

Roni mulai mengusap-usap gundukan daging yang terasa hangat di telapak tangannya. Roni agak grogi saat mengusapi vagina Bu Halimah. Usapannya perlahan karena ia baru pertama kali menyentuh bagian paling merangsang pada tubuh wanita tersebut hingga Bu Halimah mengira Roni kurang menyukainya. "Bude kan udah tua Ron, jadi memeknya udah agak peyot. Pasti jauh merangsang di banding punya pacar Roni ya?" "Eng... enggak Bude. Sungguh punya Bude merangsang banget. Saya sangat suka. Saya belum punya pacar dan baru kali ini menyentuh yang seperti ini Bude," ujar Roni. "Masa? Kalau melihat?" Kata Bu Halimah "Kalau di film BF sering. Ju.. juga saya pernah mengintip dan melihat memek Bude. Waktu itu Bude mandi numpang mandi di rumah. Saya seneng banget sekarang bisa melihat dan memegang langsung," Bu Halimah senang sekaligus bangga mendengar jawaban jujur Roni.

 Ia tak menyangka anak teman baiknya selama ini menjadi pengagum dirinya secara diam-diam. Ia yang tadinya ragu dan malu untuk memperlihatkan seluruh bagian memeknya dengan merapatkan kakinya karena takut mendapat penolakan dari Roni menjadi percaya diri. Direnggangkan dan lalu diangkatnya kaki kanannya serta ditumpukannya pada pinggiran bale kayu yang ada di dekatnya hingga terpampanglah seluruh bagian memeknya di hadapan pemuda itu. Roni kian terperangah. Lekat-lekat ditatapinya memek Bu Halimah. Di bagian tengah yang menggunduk ada celah memanjang dengan bagian daging yang menebal di bagian bibir luar memek Bu Halimah. Warnanya coklat hitaman, berkerut-kerut dan mengeras seperti bagian daging yang sudah kapalan. Kontras dengan warna daging merah muda di bagian dalam yang terlihat agak basah.

Di bagian atas mendekati ujung celah lubang memek itu, sebentuk tonjolan daging sebesar biji jagung tampak mencuat. Mungkin ini yang dinamakan itil, pikir Roni membatin dan itu kian membuatnya terangsang. Rupanya bagian itu kelewat menarik untuk dilewatkan hingga Roni tergerak untuk menyentuhnya. Diawali dengan mengusap-usap bibir luar memek Bu Halimah yang berkerut dan terasa kasar,

ujung jari Roni mulai menelusup masuk ke celahnya lalu menyentuh dan menggesek-gesek tonjolan daging mungil itu. Mendapat rangsangan di bagian paling peka pada kelaminnya, Bu Halimah yang sudah cukup lama tidak dientot Pak Nardi suaminya, tubuhnya menjadi tergetar hebat. Terlebih ketika itilnya mulai dipermainkan Roni dengan intensitas sentuhan yang makin kerap. "Ooouuww.. sshh... sshhh ..ahhh..ahh.. ahh...ssshh. Itil Bude kamu apakan Ron? Ahhh... ssshhhh....ssshhhh....akkhhhhh... enak.. banget Ron," lenguh Bu Halimah mendesah. Namun yang membuat Bu Halimah makin menggelinjang seperti cacing kepanasan serta berkali-kali memekik tertahan menahan nikmat yang tertahankan adalah tatkala dirasakan bibir memeknya serasa dilumat. Karena sangat terangsang, Roni memang akhirnya melumat bibir luar kemaluan Bu Halimah dengan mulutnya. Ia sebenarnya hanya meniru adegan yang sering ditontonnya dalam adegan film mesum.

Tetapi ternyata, ulahnya itu membuat Bu Halimah kelojotan menahan nikmat. Bahkan ketika Roni mengecupi dan menghisapi itilnya, erangan dan rintihan Bu Halimah semakin kencang. Roni jadi semakin bersemangat.

Lidahnya tak hanya disapu-sapukan tetapi dijulur-julurkan masuk ke kedalaman lubang nikmat Bu Halimah yang mulai terasa asin karena banyaknya cairan pelicin yang keluar. Merasa pertahanannya hampir jebol dan didorong keinginannya untuk segera merasakan batang ****** Roni yang berukuran ekstra besar dan panjang, Bu Halimah meminta Roni menghentikan aksi obok-obok memek dan itil dengan mulut dan lidahnya. "Sshh.. sshh.. aahhh.. ahhh... ahhh. Udah Ron, Bude nggak tahan." kata Bu Halimah sambil menarik kepala Roni menjauh dari selangkangannya. Lalu diajaknya Roni ke bale kayu tempat para penjaga hutan melepas lelah. Di bale kayu itu, Bu Halimah langsung merebahkan tubuh telentang dan membuka lebar pahanya.

 Roni tahu tugas yang menunggunya kini adalah menyogok lubang memek teman ibunya yang memang sudah lama ingin dinikmatinya. Seeperti tak sabar Bu Halimah langsung menggenggam ****** Roni ketika pemuda itu telah berada di atas tubuhnya. Ujung penis Roni yang membonggol besar di arahkannya tepat di tengah lubang memeknya.

"Masukkan Ron.. ahhh ..ahhh Bude udah kepengen merasakan kontolmu," "Sa... saya juga Bude. Roni sudah lama pengen ngentot dengan Bude. Roni suka memek Bude," "I.ii. iya Ron, cepat tekan dan masukan kontolmu," ujar Bu Halimah. Akhirnya, Roni menurunkan pinggulnya. Ujung penisnya menyentuh bibir luar memek Bu Halimah yang sudah menunggu untuk disogok. Tetapi karena kepala ****** Roni kelewat membonggol dan berukuran cukup besar, tak mudah untuk masuk meskipun memek Bu Halimah tergolong sudah oblong. "Kayaknya ****** kamu gede banget Ron. Jauh lebih gede dibanding punya Pak Nardi jadi agak sulit masuknya," "Te... terus gimana Bude?," Kata Roni bingung. Namun Bu Halimah tidak kehilangan akal. Dikeluarkannya ludah dari mulutnya dan ditampungnya di telapak tangannya. Lalu, ludah itu dibalur-balurkannya di ujung ****** Roni agar bisa menjadi semacam pelumas.

"Udah Ron, masukkan lagi kontolmu tapi pelan-pelan ya," "Ii... iya Bude," Karena terburu-buru dan sama sekali belum pernah melakukannya, ujung rudal Roni sempat meleset. Kepala penis pemuda itu terantuk di bagian atas lubang memek Bu Halimah dan hanya mengenai itilnya hingga wanita itu memekik. Baru setelah dipandu tangan Bu Halimah, sedikit demi sedikit ujung ****** Roni mulai masuk dan akhirnya bleesss! ****** Roni berhasil masuk sepenuhnya ke lubang nikmat itu setelah ia sedikit menyentaknya dan membuat Bu Halimah kembali memekik. "Sa... sakit Bude?" "Eee .. enggak Ron. Bude cuma kaget.

****** kamu gede banget," Sudah sangat sering Roni membayangkan nikmatnya bersetubuh dengan Bu Halimah sambil mengocok-ngocok sendiri kontolnya. Tetapi ternyata, jauh lebih nikmat ngentot langsung dengan wanita itu. Batang kontolnya yang telah membenam di lubang kenikmatan teman ibunya itu, terasa hangat dan nikmat dijepit dinding-dinding vagina Bu Halimah. Disogok ****** pemuda berukuran besar, wanita yang sudah lama tidak menikmati permainan ranjang sejak suaminya menikah lagi itu mengulum senyum. Senyum yang membuat wajah tuanya kembali kelihatan cantik dan membuat Roni tergerak untuk melumat bibirnya.

 Ciuman itu langsung disambut Bu Halimah dengan lebih panas. Lidah Roni yang terjulur langsung dihisapnya hingga bukan hanya kemaluan keduanya yang beradu di bagian bawah tetapi mereka juga saling hisap dengan kedua mulutnya. Hari semakin gelap dan hujan yang mengguyur kawasan hutan jati kian menderas diseling bunyi guruh yang sesekali menggelegar. Namun cuaca buruk yang tengah berlangsung tak mempengaruhi panasnya gairah yang tengah disalurkan pasangan itu.

Desahan dan erangan nikmat yang keluar dari mulut pasangan itu seolah ingin mengalahkan bunyi halilintar yang menggelegar. Bu Halimah benar-benar dibuat melayang dan dihantarkan pada kenikmatan yang belum pernah dirasakan sebelumnya setelah Roni menaik-turunkan pinggulnya dan memaju-mundurkan batang kontolnya di lubang memeknya. Apalagi Roni juga sesekali menyelingnya dengan meremasi susunya yang besar. Bahkan tidak jarang Roni juga memilintir dan memijit puting teteknya yang membuatnya merintih menahan nikmat. "Terus Ron... sshhh..... ssshhh.... aahh.... aahhh... enak banget entotanmu Ron.

 Ssshhhh... sshhhhh.... Bude nggak pernah merasakan seenak ini bila dengan Pak Nardi. Aaahhh..... aaauuwww.... sshhhh... sshhhhh," Dulu, semasa Pak Nardi belum kena pelet dan akhirnya mengawini seorang janda, sikap Bu Halimah dalam melayani suaminya sebenarnya tergolong biasa-biasa saja. Apalagi Pak Nardi tergolong kurang potensinya dalam urusan ranjang. Hingga ia merasa tidak perlu menservisnya dan dalam melayani sekadar asal suami bisa muncrat saja air maninya. Namun menghadapi Roni dengan tenaga muda serta kekerasan batang kontolnya yang mampu membuatnya merintih nikmat, Bu Halimah merasa harus memberikan respon yang sepadan. Maka sambil menggoyang pinggul dan memutar-mutarkan pantat besarnya, otot-otot bagian dalam memeknya juga ikut dikejut-kejutkan hingga mampu mencengkeram kuat batang ****** pemuda itu.

Apa yang dilakukan Bu Halimah membuat batang ****** Roni serasa dihisap hingga memberi kenikmatan tiada tara. Permainan panas keduanya mendekati puncaknya setelah irama goyangan dan hunjaman yang berlangsung dalam gelap mulai tidak teratur. Roni mulai menancapkan batang kontolnya di lubang memek Bu Halimah dengan sentakan-sentakan. Sementara Bu Halimah sesekali mulai mengangkat tinggi-tinggi pantatnya. "Sshhh... ookkkhhh.... oookkkk.. enak banget... enak banget. Ahhhh.... ahhh... ssshhh terus Ron... enak banget. Akhhh.... bude hampir keluar.. Ron... ohhhkkhhhh," "Roni juga Bude... aahhhh..... aahhhkk.... terus hisap Bude. Akhhhh.... ya.... terusshhhh.... akkhhh memek Bude anak banget," Akhirnya, diawali dengan tubuh mengejang Bu Halimah akhirnya menggelepar menikmati orgasme yang didapatnya. Ditandai dengan semburan hangat dari setiap sudut di lubang vaginanya membasahi batang ****** Roni.

 Seperti halnya Bu Halimah, di saat yang hampir bersamaan Roni juga merasa tak mampu lagi membendung apa yang ingin dimuntahkannya. Setelah mengerang menahan nikmat tiada tara yang didapatnya, Roni akhirnya ambruk di tubuh montok wanita itu. Tak kalah banyak, air mani Roni juga menyembur bak lahar panas. Membanjir berbaur dengan cairan yang keluar dari lubang memek wanita teman dekat ibunya. Keduanya baru menyadari bahwa hari telah beranjak malam setelah beberapa saat melepas lelah dari permainan nikmat yang baru dilakukan. Dalam gelap dan hanya diterangi sinar dari nyala api di tungku perapian yang ada di tempat berteduh penjaga hutan itu,

 Roni segera mengumpulkan pakaiannya untuk dikenakan. Begitu juga Bu Halimah. Setelah semua pakaian dikenakan, Roni langsung menstater motornya dan melesat menembus kegelapan hutan jati. Hanya, sepanjang perjalanan pulang keduanya terdiam membisu. Suasana kaku itu baru cair setelah Roni menghentikan motornya karena berniat membeli rokok di sebuah kios di sebuah kampung. "Nih pakai uang Bude saja Ron," kata Bu Halimah menyodorkan lembaran seratus ribu rupiah. Roni membeli sebungkus rokok dan dua botol air mineral yang langsung ditenggaknya. Botol air mineral yang lain disodorkannya kepada bu Halimah sambil menyerahkan uang kembalian. Namun Bu Halimah hanya mau menerima air mineralnya saja yang juga langsung dibuka dan diminumnya.

 "Kembaliannya kamu kantongi saja untuk beli bensin," ujarnya. Setelah kembali berada di atas sepeda motor, Bu Halimah kembali membuka percakapan. "Kok Roni diam saja sih. Nyesel ya melakukan itu dengan orang setua Bude?" "Ih enggak Bude. Sungguh. Roni diam karena takut Bude marah. Sungguh Roni sangat senang berkesempatan berdua dengan Bude seperti tadi," kata Roni. Bu Halimah yang sempat canggung, kini kembali merapatkan posisi duduknya dalam membonceng dan tangannya memeluk tubuh Roni dari belakang. Sikap mesra keduanya mirip sepasang kekasih yang tengah menikmati masa-masa indah berpacaran karena angan mereka melambung pada bayang-bayang kenikmatan yang baru direguknya

Cetak item ini

  Roma Tak Gentar Melawan Barcelona
Diposting oleh: im2bet - 02-04-2018, 05:05 PM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

[Gambar: pizap.com15226559853441.jpg]
BOLAHARIAN - Direktur AS Roma, Monchi menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan berarti pada permainan AS Roma jelang pertemuan mereka dengan Barcelona pada perempat final Liga Champions. Roma akan melawat ke Camp Nou untuk melakoni leg pertama pada Kamis (5/4) dini hari WIB nanti. Sepekan kemudian (11/4), Roma akan menjamu Barca pada leg kedua.

Monchi mengakui bahwa Barca jauh lebih difavoritkan ketimbang Roma pada pertandingan tersebut. Tetapi dia menyebut bahwa Roma tidak akan menyerah begitu saja, dia pun menjamin Roma akan menyuguhkan permainan sebagaimana biasanya, yakni menyerang.

“Barcelona adalah favorit di setiap turnamen yang mereka mainkan. Mereka mempunyai kemampuan dan kewajiban untuk menjadi favorit,” tegas Monchi dikutip dari tribalfootball.

“Saya rasa Barcelona ini berbeda dari musim lalu, bukan soal lebih baik atau lebih buruk, tetapi berbeda. Mereka memiliki kualitas dan kami semua memahami mereka sulit dikalahkan dalam kemampuan individu dan permainan kolektifnya.”

Lebih lanjut, Monchi pun melihat pertandingan ini sebagai ajang untuk menunjukkan filosofi permainan AS Roma yang sudah dibangun demikian lama.

“Roma harus menghadapi pertandingan ini dengan mengetahui kemampuan lawan dan mencoba untuk melawannya. Terlebih, kami harus menghadapinya sebagai Roma, karena kami memiliki kualitas dan filosofi kami sendiri,” pungkas dia.



[Gambar: IM2BET-960X120.gif]

Cetak item ini

  Prediksi Bola Terpercaya 2-3 April 2018 | Tokosbobet
Diposting oleh: masterseo - 02-04-2018, 02:40 PM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Cetak item ini

  Prediksi Juventus vs Real Madrid 4 April 2018
Diposting oleh: klikbets - 02-04-2018, 01:43 PM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

[Gambar: pizap.com15226473785761.jpg]



TopPrediksi -
Juventus akan menjamu juara bertahan Real Madrid di Allianz Stadium pada leg pertama babak perempat final Liga Champions 2017/18, Rabu (04/4). Juventus mengusung sebuah misi pembalasan.

Di final musim lalu, Juventus dihajar Madrid 1-4 di Cardiff. Juventus gagal juara, sedangkan Madrid menjadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar mereka.

Ambisi Juventus untuk membalas kekalahan itu didukung oleh faktor sejarah.

Juventus memang kalah di final 2016/17. Namun Juventus selalu bisa menyingkirkan Madrid dalam empat pertemuan terakhir di babak knockout dua leg, yakni di perempat final 1995/96, semifinal 2002/03, 16 besar 2004/05, dan terakhir di semifinal 2014/15.

Juventus juga tercatat sebagai tim terakhir yang mampu mengeliminasi Madrid di kompetisi ini, ketika menang agregat 3-2 di semifinal musim 2014/15.

Akhir pekan kemarin, Juventus menang 3-1 menjamu AC Milan di Serie A. Kemenangan itu didapatkan pasukan Massimiliano Allegri lewat gol-gol Paulo Dybala, Juan Cuadrado dan Sami Khedira.

Sementara itu, Madrid menang 3-0 kala bertandang ke markas Las Palmas di La Liga. Gareth Bale memborong dua gol, sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Karim Benzema. Untuk laga tersebut, pelatih Zinedine Zidane mengistirahatkan beberapa pemain intinya, seperti Sergio Ramos, Toni Kroos dan Cristiano Ronaldo.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Juventus (4-2-3-1): Buffon; Sandro, Chiellini, Barzagli, De Sciglio; Matuidi, Khedira; Costa, Dybala, Cuadrado; Higuain.
Info skuat: Miralem Pjanic (skorsing), Mehdi Benatia (skorsing), Federico Bernardeschi (meragukan), Mario Mandzukic (meragukan).

Madrid (4-3-1-2): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Isco; Ronaldo, Benzema.
Info skuat: Nacho (meragukan).

HEAD TO HEAD (5 PERTEMUAN TERAKHIR)
04-06-2017 Juventus 1-4 Madrid (UCL)
14-05-2015 Madrid 1-1 Juventus (UCL)
06-05-2015 Juventus 2-1 Madrid (UCL)
06-11-2013 Juventus 2-2 Madrid (UCL)
24-10-2013 Madrid 2-1 Juventus (UCL).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR JUVENTUS
08-03-2018 Tottenham 1-2 Juventus (UCL)
11-03-2018 Juventus 2-0 Udinese (Serie A)
15-03-2018 Juventus 2-0 Atalanta (Serie A)
18-03-2018 SPAL 0-0 Juventus (Serie A)
01-04-2018 Juventus 3-1 Milan (Serie A).

5 PERTANDINGAN TERAKHIR MADRID
04-03-2018 Madrid 3-1 Getafe (La Liga)
07-03-2018 PSG 1-2 Madrid (UCL)
10-03-2018 Eibar 1-2 Madrid (La Liga)
19-03-2018 Madrid 6-3 Girona (La Liga)
31-03-2018 Las Palmas 0-3 Madrid (La Liga).

PREDIKSI SKOR
Salah satu hal yang perlu dilakukan Juventus jika ingin lolos adalah mencegah Madrid mencetak gol tandang. Namun itu tidak bakal mudah.

Pasalnya, Madrid baru tiga kali gagal mencetak gol dalam 23 laga tandang yang sudah mereka mainkan di semua kompetisi musim ini.

Ancaman terbesar bagi Gianluigi Buffon dan kawan-kawan tentu saja Ronaldo, yang mencetak 23 gol dalam 13 penampilan terakhirnya untuk klub dan timnas (Portugal).

Madrid sendiri takkan ragu mengincar kemenangan. Namun itu juga bukan perkara mudah.

Juventus tak terkalahkan dalam 27 laga kandang terakhirnya di kompetisi UEFA (M16 S11). Juventus pun hanya kalah sekali dalam 75 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi (M64 S10 K1).

Juventus punya peluang untuk menang.

Prediksi skor akhir: Juventus 2-1 Real Madrid.




[Gambar: slideshow_728x90.gif]

Cetak item ini

  Prediksi Skor 2-3 April 2018 | Win88bet
Diposting oleh: masterseo - 02-04-2018, 01:24 PM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Cetak item ini

  Prediksi Bola Akurat 2-3 April 2018 | Agent88bet
Diposting oleh: masterseo - 02-04-2018, 12:39 PM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Cetak item ini

  Prediksi Judi Jitu 2-3 April 2018 | 828bet
Diposting oleh: masterseo - 02-04-2018, 10:41 AM - Prediksi Bola Terlengkap - Tidak Ada Balasan

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Prediksi Skor Preston North End vs Derby County
Prediksi Skor Bristol City vs Brentford
Prediksi Skor Burton Albion vs Middlesbrough
Prediksi Skor Ipswich Town vs Millwall
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Barnsley
Prediksi Skor QPR vs Norwich City
Prediksi Skor Sunderland vs Sheffield Wednesday
Prediksi Skor Foggia vs Empoli
Prediksi Skor Avellino vs Bari
Prediksi Skor Carpi vs Venezia
Prediksi Skor Sheffield United vs Cardiff City
Prediksi Skor Getafe vs Real Betis
Prediksi Skor Belenenses vs FC Porto

Cetak item ini